• Freedman Gorman posted an update 1 year, 3 months ago

    Ternak burung sebagai salah satunya usaha dengan kesempatan keuntungan lumayan besar. Terhitung memberikan keuntungan karena pasarnya tidak pernah redup dari hari ke hari. Bahkan juga, ada banyak peternak burung senior dari tahun 90-an yang bertahan sampai sekarang ini.

    Kesempatan Usaha Ternak Burung

    Ingat jumlahnya pencinta burung di Indonesia, jelas sudah kesempatan usaha ternak burung masih paling prospektif. Apa lagi, banyaknya orang yang mempunyai hoby memiara burung, baik burung kicau atau burung ternak semakin bertambah dari tahun ke tahun hingga usaha ini bisa saja usaha menarik di masa datang.

    Tidak cuma jumlah pecinta yang tetap bertambah, usaha ternak burung termasuk bisa lebih cepat periode panennya. Modal yang diperlukan lebih murah. Dapat disebutkan, usaha ini pas untuk dilaksanakan di mana juga, khususnya di beberapa daerah perdesaan atau tepian kota.

    Tipe Burung Terkenal Untuk Budidaya

    Sebetulnya, ada banyak tipe spesies burung yang dapat menjadi opsi untuk diternakkan. Sudah pasti, tipe burung ini terdiri jadi dua, yakni ternak burung kicau dan ternak burung hias. Ke-2 nya sudah tentu mempunyai harga yang lain dengan tingkat kesusahan perawatan yang lain juga.

    Agar semakin terang, berikut keterangan berkenaan tipe burung yang terpopuler di kelompok pencintanya.

    1. Burung Lovebird

    Lovebird adalah tipe burung ternak yang terpopuler di Indonesia. Disamping itu, burung memiliki ukuran imut ini benar-benar gampang didapat di beberapa wilayah. Lovebird terhitung dalam kelompok burung yang memiliki suara kicau ciri khas.

    Untuk mengawali ternak lovebird koloni atau berpasangan, modal yang diperlukan relatif dapat dijangkau. Bahkan juga, cukup dengan modal dana sekitaran Rp 500.000, usaha ternak lovebird dapat digerakkan secara baik walau harga condong murah sekitaran Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu per ekor.

    Supaya lovebird bisa dipasarkan pada harga semakin tinggi, seharusnya latih burung itu supaya suara kicaunya jadi lebih bagus, durasi waktu panjang dan berkualitas. Tentu saja latihan seperti ini memerlukan waktu lama dengan usaha yang lebih besar.

    2. Burung Kolibri

    Tipe burung selanjutnya yang paling cocok untuk jadi komoditas ternak ialah burung kolibri. Dapat disebutkan, burung ini ialah tipe burung hias sekalian burung kicau. Karena kolibri mempunyai wujud badan yang paling eksotik dengan kicauan super merdu.

    Jika dibanding dengan burung lovebird, harga kolibri jelas akan lebih mahal. Setiap ekornya dapat dipasarkan dimulai dari range harga Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu. Ini pasti benar-benar punya pengaruh pada besaran modal yang perlu dipersiapkan saat ingin mengawali usaha ternak burung kolobri.

    Namun omset yang hendak didapat lebih besar, karena pecinta burung kolibri tidak kalah banyak dengan tipe burung kicau yang lain.

    3. Murai Batu

    Tipe burung paling populer berikut dapat disebutkan mempunyai omset terbesar dan paling memberikan keuntungan bila dibanding dengan tipe burung awalnya. Burung murai batu benar-benar dikenali sebagai salah satunya burung kicau paling mahal yang dipasarkan di pasar.

    Walau burung ini terhitung dalam tipe burung memiliki ukuran kecil, tetapi harga murai batu dapat capai range Rp tiga juta per ekornya. Karena sangat mahal dan populernya, burung murai batu ini kerap jadi maskot dari beragam group atau komune pencinta burung di Indonesia.

    Sebetulnya, usaha ternak burung murai batu lebih pas digerakkan oleh mereka yang telah memahami benar dunia burung kicau. Ini berkaitan bermodal yang perlu dikeluarkan termasuk besar sampai angka belasan juta rupiah.

    Sudah pasti, burung murai batu pun tidak dapat dirawat asal-asalan seperti burung biasa bila ingin dipasarkan pada harga mahal.

    4. Burung Cendet

    Salah satunya tipe burung paling memberikan keuntungan untuk diternakkan sekarang ini ialah burung cendet. Burung ini ialah tipe burung kicau yang paling terkenal karena sanggup tirukan sebagian besar suara burung kicau tipe lain.

    Walau cendet termasuk burung yang mempunyai ketrampilan cukup memikat, tetapi harga relatif murah sekitaran Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu setiap ekornya. Bahkan juga, ada pula anakan burung cendet yang dibandrol pada harga di bawah Rp 100 ribu per ekornya. Dengan demikian, usaha ternak burung cendet ini dapat dilaksanakan oleh siapa saja, terhitung seorang pemula sekalinya.

    Modal yang diperlukan ternak burung cendet condong kecil. Apa lagi perawatan burung ini lebih gampang. Beberapa peternak cendet rerata cuma habiskan dana sekitaran Rp tiga juta sampai Rp lima juta untuk mengawali usaha ini. Sudah pasti, harga itu telah terhitung bibit dan kandangnya.

    5. Burung Ciblek

    Seperti lovebird, burung ciblek sebagai salah satunya tipe burung yang cukup memberikan keuntungan untuk diternakkan dan termudah diketemukan di Indonesia . Maka tidaklah aneh bila nilai jualnya juga cukup rendah daripada tipe burung yang lain.

    Umumnya, seekor anakan burung ciblek dibandrol pada harga sekitaran Rp 60 ribu sampai Rp 150 ribu. Jika burung cukup terbiasa dan dapat berkicau dengan merdu, karena itu nilai jualnya dapat naik sampai Rp 300 ribu per ekornya.

    Ternak burung ciblek tidak sesusah yang dipikirkan. Bahkan juga, triknya juga hampir serupa dengan ternak burung lovebird. Persiapkan kandang yang sudah diperlengkapi dengan tempat pakan dan minum dan sepasang indukan burungnya.

    6. Jalak Suren

    Tipe burung ternak selanjutnya yang paling memberikan keuntungan karena hasilkan omset besar ialah jalak suren. Beberapa peternak akui omset bulanan yang dibuat dari usaha ternak burung jalak suren dapat capai belasan sampai beberapa puluh juta rupiah.

    Burung kicau yang cukup terkenal ini kerap dibandrol dengan range harga Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta untuk tiap ekor burung dewasa. Sementara untuk burung anakan umumnya dipasarkan pada harga Rp 350 ribu.

    Salah satunya keunggulan jalak suren ini serupa dengan burung beo, yakni dapat tirukan beberapa suara yang terdengar disekelilingnya.

    7. cara merawat burung merpati burung yang lain yang umumnya ialah burung kicau, burung falk ialah tipe burung hias yang cukup terkenal di Indonesia. Umumnya, burung ini menyengaja dipiara untuk pertunjukan free fly bersama komune pencinta falk.

    Tidaklah aneh bila harga burung falk juga condong tinggi daripada tipe burung yang lain hingga benar-benar pas untuk jadi tempat usaha yang menarik. Harga anakan burung falk di pasar umumnya sekitaran Rp 400 ribu per ekor, dan falk dewasa dipasarkan sampai Rp tiga juta per pasang.

    Walau demikian, perawatan burung falk tidak dapat dilaksanakan asal-asalan. Khususnya saat latih falk agar dapat ikuti pertunjukan free fly hingga umumnya burung falk ini dipasarkan sejak anakan.

    8. Burung Kenari

    Tipe usaha ternak burung paling akhir yang paling memberikan keuntungan ialah burung kenari. Tipe burung ini kemungkinan sudah tidak asing di beberapa kelompok. Kenari ialah burung memiliki tubuh imut, tetapi mempunyai suara atau kicau yang demikian keras. Harga burung kenari di Indonesia ini relatif murah, dimulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 300 ribu.

    Tetapi salah satunya kesusahan untuk ternak kenari ialah saat latih kicauannya. Burung kenari yang mempunyai kicau terbaik, sudah tentu harga makin mahal. Tetapi untuk latih burung ini dibutuhkan waktu lumayan lama dan tehnik tertentu.